Sunday, 26 August 2018

Dasar-dasar Algoritma (Pengenalan Operator)


Ekspresi adalah sesuatu yang jika dievaluasi menghasilkan suatu nilai. Dilihat dari variabel dan tipe data penyusunnya, bentuk pertama dan kedua disebut ekspresi boolean dan bentuk terakhir disebut ekspresi aritmatika. Ekspresi boolean terdiri dari variabel-variabel boolean yang dioperasikan sedemikian rupa dan menghasilkan nilai boolean juga. Demikian juga ekspresi aritmatika akan mengolah variabel atau nilai-nilai bilangan menjadi bilangan juga.
Dalam ekspresi (CekDiskon AND CekMember), AND disebut dengan operator, CekDiskon dan CekMember disebut operan. Demikian pula dalam ekspresi (HargaNormal-HargaDiskon), tanda “-“ disebut operator sedangkan HargaNormal dan hargaDiskon disebut dengan operan. Menurut definisi, operator adalah simbol yang mewakili aksi tertentu. Sebagai contoh operator „x‟ adalah simbol untuk mewakili perkalian, „+‟ mewakili penjumlahan dan seterusnya.
Ketika hasil dari suatu ekspresi diberikan pada sebuah variabel, maka ini disebut dengan penugasan (assignment).

Contoh :

HargaAkhir     = HargaNormal-HargaDiskon
Volume           = p x l x t
Nilai                 = 80

Format penulisan assignment berbeda-beda dalam berbagai bahasa pemrograman, pada Bahasa C digunakan tanda „=‟, pada bahasa Pascal dituliskan „:=‟, di beberapa penyajian algoritma ada yang menggunakan tanda „=‟ atau menggunakan perintah “SET”.
Pembahasan pada buku ini akan menggunakan tanda „=‟ untuk algoritma dengan bahasa natural, pseudocode, maupun pada flowchart. Di buku lain bisa jadi menggunakan tanda yang berbeda, dan ini tidak menjadi masalah yang berarti.

Operator-operator dasar yang dapat dilakukan pada operasi tipe data sederhana :
1.   Operator Aritmatika
Operator Aritmatika pada Bilangan Integer
Perhatikan bahwa 7 = 3 * 2 +1, artinya 7 div 3 = 2 dan 7 mod 3= 1

Operator Aritmatika pada Bilangan Real

2.   Operator Relasional

3.   Operator Boolean

Prioritas Operator
Dalam algoritma pemrograman ketika sebuah ekspresi mengandung lebih dari dua operator maka harus diperhatikan skal prioritas. Sebagaimna yang telah kita pelajari di mata pelajaran matematika bahwa hasil dari operasi 2+3*4 adalah 14, bukan 20, di mana perkali an diprioritaskan terlebih dahulu daripada penjumlahan. Sedangkan pada operasi  12/2*3, karena bagi (/) dan kali (*) mempunyai prioritas yang sebanding atau sama, maka operasi dilakukan cari depan, 12 dibagi dengan 2 baru hasilnya dikali 3 sehingga menghasilkan nilai 18, bukannya 2. Berikut ini skala prioritas operator dalam algoritma pemrograman.
Operator
Tingkat Prioritas
NOT
1
*, /, DIV, MOD, AND 
2
+, -, OR
3
==,<,>,<=,>=
4

Dasar-dasar Algoritma (Pengenalan Operator) Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Dedi Agus

0 komentar:

Post a Comment